
USULAN PROGRAM KREATIVITAS
MAHASISWA
JUDUL PROGRAM
E.M.F.A
( Evaporating Machine for Flooding Anticipation )
BIDANG KEGIATAN
PKM-GT
DIUSULKAN
OLEH :
Irsan
Sumarna 3315140662
/ 2014
Nashir
Abdul Latief 3315141726 /
2014
Johannes
Erwin Tantaruma 3315150026 / 2015
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
JAKARTA
2016
HALAMAN PENGESAHAN
USUL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA
1.
Judul Kegiatan : Evaporating Machine for Flooding Anticipation
2.
Bidang Kegiatan : PKM-GT
3.
Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama
Lengkap :
Irsan Sumarna
b. NIM :
3315140662
c. Jurusan
:
Kimia
d. Universitas/Institut/Politeknik : Universitas Negeri Jakarta
e. Alamat
Rumah dan No.Telp/Hp : JL.Pelabuhan II
KM 18 Sukabumi
0857595695083
4.
Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis : 2 orang
5.
Dosen Pendamping
a. Nama
Lengkap dan Gelar : Yuli Rahmawati,
M.Sc,
p.hD
b. NIDN : 0004127201
c. Alamat
Rumah dan No.Telp/Hp : Jakarta
021-47882317/0811937183
Jakarta , 19 Maret 2016
Ketua Pelaksana
Kegiatan,
Irsan
Sumarna
NIM.
3315140662
![]() |
KATA PENGANTAR
Segala
puji dan syukur kami haturkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala
limpahan rahmat dan hidayahNya sehingga kami dapat menyelesaikan karya tulis
yang berjudul E.M.F.A ( Evaporating
Machine for Flooding Anticipation ) .
Karya
tulis ini ditujukan untuk mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa Gagasan
Tertulis (PKM-GT) 2016 yang diadakan oleh DIKTI . Melalui karya tulis ini ,
penulis ingin memberikan solusi terhadap permasalahan banjir yang sering sekali
terjadi di daerah DKI Jakarta.
Ucapan
terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kami sampaikan kepada
…………….. selaku dosen pendamping yang telah memberikan banyak bimbingan dan
arahan kepada kami dalam penyusunan proposal gagasan tertulis ini . Tidak lupa
penulis juga mengucapkan terima kasih kepada smeua pihak yang telah membantu
dan memberikan dukungan pada kami.
Kami
menyadari terdapat banyak kekurangan baik dari segi materi , ilustrasi , contoh
, dan sistemtika penulisan dalam pembuatan proposal ini. Oleh karena itu ,
saran dan kritik dari para pembaca yang bersifat membangun sangat kami harapkan
. Besar harapan kami proposal ini dapat diapresiasi sehingga dapat bermanfaat
bagi kami sebagai penulis dan bagi para pembaca pada umumnya warga kota
Jakarta.
Jakarta
, 19 Maret 2016
Penulis
DAFTAR ISI
LEMBAR PENGESAHAN
………………………………………………………. . ...i
KATA PENGANTAR
………………………………………………………………..ii
DAFTAR ISI
……………………………………………………………………….. iii
DAFTAR TABEL
…………………………………………………………………...iv
RINGKASAN
………………………………………………………….......................v
PENDAHULUAN
……………………………………………………....................... 6
Latar Belakang ……………………………………………………………… .7
Rumusan Masalah …………………………………………………………… 7
Tujuan Penulis ………………………………………………………………..7
Manfaat Penulisan ……………………………………………………………7
TINJAUAN PUSTAKA ……………………………………………………………...8
Data tinggi muka air di Jakarta per 20 Januari 2014 …………………………8
Tingkat Siaga dan Pemberitaan Banjir ………………………….....................8
GAGASAN
…………………………………………………………………………...9
KESIMPULAN
……………………………………………………………………..10
DAFTAR PUSTAKA
……………………………………………………………….10
LAMPIRAN
…………………………………………………………...……………11
Biodata Penulis …………………………………………………...................11
Biodata Dosen Pembimbing ……………………………………...................12
Rancangan Alat ……………………………………………………………...13
RINGKASAN
Belum
teratasinya masalah banjir yang ada di Jakarta pada khsusunya sehingga setiap
tahunnya musibah banjir masih saja terjadi meskipun pemerintah sudah melakukan
segala upaya untuk mengatasinya. Pemanfaatan teknologi ini dapat mengurangi
volume air atau jumlah air yang mengegenang sehingga banjir dapat diatasi bukan
hanya dengan mengalirkan atau menampung air saja .
Alat
evaporasi ini bekerja dengan prinsip penguapan air pada umumnya hanya saja
digunakan dalam skala besar . Maka dibutuhkan tempat yang besar pula untuk
menampung jumlah air yang banyak .
E.M.F.A
(EVAPORING MACHINE FOR FLOODING ANTICIPATION)
1.Irsan
Sumarna 2.Nashir Abdul Latief 3.Johannes Erwin
PENDAHULUAN
Latar
Belakang
A. Latar Belakan
Indonesia terletak di
daerah tropis yang mempunyai dua musim yaitu musim penghujan dan musim kemarau
. Pada saat musim hujan biasanya sebagian wilayah di Indonesia akan mengalami
musibah banjir khususnya di daerah DKI Jakarta .
Banjir
merupakan masalah yang sudah sejak lama diperbincangkan di DKI Jakarta . Segala
usaha dan upaya sudah dilakukan pemerintah untuk mengantisipasi banjir , salah
satunya adalah dengan membuat kanal banjir maupun sodetan . Akan tetapi masalah
banjir selalu saja ada saat musim penghujan tiba . Akan tetapi masalah banjir
bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja , ada juga masalah banjir
itu sendiri merupakan kesalahan penduduk DKI Jakarta yang tinggal di daerah
resapan air atau daerah aliran sungai (DAS) yang seharusnya tidak boleh
ditempati oleh pemukiman penduduk .
Sebagai
kota yang berada di daratan rendah, Jakarta tidak terlepas dari ancaman banjir
yang sewaktu-waktu dapat menyerang. Menurut catatan sejarah Ibukota Jakarta
telah dilanda banjir sejak tahun 1621. Salah satu bencana banjir terparah yang
pernah terjadi di Batavia adalah banjir yang terjadi di bulan Februari 1918.
Saat itu hampir sebagian besar wilayah Batavia terendam air. Daerah yang
terparah saat itu adalah gunung Sahari, Kampung Tambora, Suteng, Kampung
Klenteng akibat bendungan kali Grogol jebol.
Hingga
kini banjir pun belum berhenti meyerang Jakarta. Apalagi ketika musim penghujan
telah tiba. Oleh karena banjir yang terus menerus melanda sebagian wilayah di
Jakarta kini kota Jakarta telah terkenal dengan Kota Banjir. Walau demikian
warga Jakarta tidak berhenti mencoba menanggulangi banjir di Ibukota tercinta
ini.
Sehubungan
dengan cara untuk mencoba menanggulangi banjir tersebut, maka berbagai masalah
penyebab banjir pun mulai muncul dari masalah sampah, curah hujan yang tinggi,
peluapan air yang berlebihan, pecahnya bendungan sungai, serapan air yang
buruk, hingga pemukiman liar dan pemukiman padat penduduk. Dan warga yang
terkena banjir selalu mengambil strategi sendiri untuk menanggulangi banjir
ketika banjir datang ke rumah mereka.
Maka
dari itu kami berencana dan berfikiran untuk membuat alat pengendali banjir
yaitu dengan cara menguapkan air yang menyebabkan banjir tersebut dengan cara
menampungnya pada sebuah alat yang dialiri listrik tegangan tinggi agar
menciptakan kalor yang sangat tinggi dan cukup untuk menguapkan air yang ada di
dalamnya .
Tujuan
dan manfaat dibuatnya alat ini untuk mengurangi air yang menggenang yang
menyebabkan banjir sehingga air yang berlebih tersebut tidak hanya ditampung
atau dialirkan ke tempat lain , melainkan di uapkan .
Rumusan
Masalah
Banjir menjadi musibah langganan yang masih belum bisa
diatasi khususnya di DKI Jakarta . Untuk membuat alat ini haruslah diperlukan
tempat yang luas dan jauh dari pemukiman penduduk . Oleh karena itu
diperlukannya penelitian untuk menghindari kemungkinan – kemungkinan yang
terjadi misalnya :
1.
Lokasi atau tempat pembuatan alat ini
jauh dari pemukiman atau dengan radius lebih dari 2 KM untuk mengantisipasi
panas yang terjadi akibat alat ini.
2.
Kepercayaan masyarakat dan pemerintah
tentang diciptakannya alat ini karena pasti akan membutuhkan anggaran yang
sangat besar dan waktu pembuatan yang lama dan adanya relokasi pemukiman
penduduk .
3.
Bencana banjir yang sulit diatasi hanya
dengan cara membuat kanal banjir maupun sodetan kali Ciliwung .
Tujuan
Penulis
Berdasarkan permasalahan diatas penulis mempunyai tujuan
untuk mengantisipasi bencana banjir yang sering kali menyerang DKI Jakarta
setiap tahunnya serta mencari solusi pencegahan bencana banjir ketika musim
kemarau sudah tiba .
Manfaat
Penulisan
Manfaat yang diharapkan dari penulisan ini dapat
mengurangi atau menanggulangi bencana banjir yang menimpa kota Jakarta setiap
tahunnya khususnya pada daerah – daerah rawan banjir .
TINJAUAN
PUSTAKA
Grafik 1 . Data tinggi muka air di
Jakarta per 20 Januari 2014


GAGASAN
Gagasan
ini dibuat dikarenakan permasalahan yang terjadi di daerah DKI Jakarta . Masih
seringnya terjadi bencana banjir yang belum teratasi sejak zaman dahulu sampai
dengan sekarang . Meskipun sudah berganti pemimpin berkali – kali , akan tetapi
tetap saja masalah banjir masih belum bisa teratasi .
Solusi yang dilakukan oleh Pemda DKI
Jakarta adalah dengan cara membuat kanal banjir yang berfungsi sebagai tempat
penampungan dan pengalihan air banjir dan membuat sodetan yang pekerjaannya
masih belum selesai sampai sekarang .
Dilihat
dari keadaanya banjir memang sangat sulit dicegah atau diantisipasi di derah
DKI Jakarta karena yang memang tempatnya sangat rendah dan banyak sekali
pemukiman penduduk yang terdapat didaerh resapan air sehingga mengakibatkan
terganggunya proses peresapan air atau aliran air . Oleh karena itu banyak hal yang perlu
diperhatikan untuk mencegah banjir yaitu :
1. Memperhatikan
letak pembangunan pemukiman agar tidak didaerah aliran sungai dan resapan air
2. Membuang
sampah pada tempatnya agar tidak terjadi penumpukan sampah yang berakibat
penyumbatan aliran air .
3. Perbaikan
desain kota yang harus memperhatikan daerah resapan air dengan dioptimalkannya
gorong – gorong bawah tanah .
Namun
jika banjir sudah terlanjur datang dan merendam sebagian pemukiman , maka
dibutuhkan alat E.M.F.A ini untuk mengurangi jumlah air yang merendam sebagian
pemukiman . Kinerja alat ini adalah dengan cara pemanasan sejumlah air yang
ditampung pada sebuah penampungan khusus yang kemudian air yang tertampung
dipanaskan dengan suhu yang sangat tinggi sehingga terjadi perubahan fisika air
daric air menjadi uap . Maka dari itu air yang ada di dataran akan benar –
benar hilang dan tidak hanya dialirkan atau ditampung di tempat lain .
Prinsip
alat ini sama dengan alat penguap air atau alat setrika berbahan air , hanya
saja skalanya saja yang diperbesar untuk menanggulangi banjir . Jadi bisa di
analogikan air yang digunakan pada setrika itu adalah air banjir dan setrikanya
itu sendiri adalah alat E.M.F.A ini .
KESIMPULAN
Evaporating Machine for Flooding
Anticipation dibuat untuk mengurangi jumlah air yang
diakibatkan oleh banjir di daerah DKI Jakarta yang terjadi setiap tahunnya , dengan
prinsip kerja seperti memanaskan air dengan suhu tinggi agar air menjadi uap .
Lebih dari itu alat ini haruslah menyadarkan masyarakat bahwa penanggulangan
banjir benar – benar menjadi masalah yang sangat serius dan diharapkan
kesadaran masyarakat akan bahaya banjir menjadi meningkat.
DAFTAR PUSTAKA
Harto, Sri. 1998. Analisis Hidrologi, Jakarta. PT Gramedia
Pustaka.
Soemarto.1995. Hidrologi Tehnik. Jakarta, Erlangga
Internet
http://bpbd.jakarta.go.id/
( diakses 19 Maret 2016 , 10:28 PM )
Wikipedia
LAMPIRAN
- LAMPIRAN
BIODATA
PENULIS
1. Ketua
Pelaksana Kegiatan
a. Nama
Lengkap : Irsan Sumarna
b. NIM : 3315140662
c. Tempat/Tanggal
Lahir : Sukabumi , 08 Januari 1996
d. Alamat
: JL.Pelabuhan
II KM 18 Kab.Sukabumi
e. No.Telp/Hp : 085759695083
2. Anggota
Kelompok 1
a. Nama
Lengkap : Nashir Abdul
Latief
b. NIM : 3315141726
c. Tempat/Tanggal
Lahir : Depok , 01 Januari 1996
d. Alamat : Beji , Depok
e. No.Telp/Hp : 083877951630
f. Alamat
e-mail :
nashiralam28@gmail.com
3. Anggota
Kelompok 2
a. Nama
Lengkap : Johannes Erwin
Tantaruma
b. NIM : 3315150026
c. Tempat/Tanggal
Lahir : Tangerang , 21 Januari 1997
d. Alamat : Cengkareng Timur
, Jakarta Barat
e. No.Telp/Hp : 087782000938
f. Alamat
e-mail : johaneserwin97@gmail.com


Ketua pelaksana, Anggota 1 , Anggota 2,
( Irsan Sumarna ) (Nashir Abdul Latief) (Johannes Erwin)
NIM.3315140662 NIM.3315141726 NIM.3315150026
BIODATA
DOSEN PENDAMPING
1.
Nama :
Yuli Rahmawati, M.Sc., Ph.D
2.
NIP/NIDN :
0030078001
3.
Tempat/Tanggal Lahir : Jakarta, 30 Juli 1980
4.
Alamat :
Perumahan Jatinegara Indah, Blok CG, No.44, Jakarta Golongan : III A
Jabatan
Fungsional : Asisten Ahli/III/a
Jabatan
Struktural : -
5.
No.Telp/Hp : (021) 4896669/081380464477
7.
Pendidikan : S-3 Science Education Curtin
University
8.
Jabatan Selain Dosen : Staff Pengembang PR 4 UNJ
9. Karya
Ilmiah/Penelitian : Pengembangan
Desain Mata Kuliah, Kurikulum Dan
Bahan Ajar Green Chemistry
Menggunakan Landasan
Tranformative Learning Dan Education As
Sustainability ( 2014 ) , dll .
Jakarta, 19 Maret 2016
![]() |
Yuli Rahmawati, M.Sc.,Ph.D
NIP.198007302005012003
RANCANGAN
ALAT



Komentar
Posting Komentar