IPA Kelas X _Kurikulum Merdeka_Bab 1_Pengukuran_Aktivitas 1.3 & 1.4

 Lihat video Pembahasan :

https://youtube.com/playlist?list=PLGygx9Cokkpt-STLGWsJJK87gkfESxL5b

Untuk memilih alat ukur apa yang digunakan dalam kegiatan pengukuran,

Kalian perlu mempertimbangkan besaran apa yang diukur. Pada kasus ini,

Kalian harus memilih alat ukur panjang apa yang cocok digunakan untuk

mengukur diameter baut. Sebelum mempertimbangkannya, Kalian perlu

mengetahui cara mengukur menggunakan alat ukur panjang berikut.

A. Jangka Sorong

Carilah informasi mengenai:

1. Komponen-komponen pada jangka sorong

Gambar 1.7. Jangka Sorong

Sumber: Kemendikbudristek/Wahyu Noveriyanto (2021)

Tuliskanlah nama komponen-komponen jangka sorong beserta

fungsinya!


Nilai skala terkecil pada alat ukur

Perhatikan kembali Gambar 1.6, pada alat ukur jangka sorong terdapat

dua skala. Skala yang letaknya di atas (komponen nomor 4) disebut

skala utama. Skala utama merupakan skala yang bernilai cm pada alat

ukur tersebut. Sementara skala yang letaknya di bawah (komponen

nomor 6) disebut skala nonius. Skala nonius merupakan skala mm.

Kalian sudah mengetahui perbedaan skala utama dan skala nonius,

amatilah jangka sorong pada Gambar 1.6, kemudian tentukanlah nilai

skala terkecil dari skala utama dan skala nonius

Nilai ketidakpastian untuk sekali pengukuran

Karena adanya kemungkinan terjadinya ketidaktelitian, maka terdapat

nilai yang menyatakan kemungkinan error dari pengukuran, yaitu nilai

ketidakpastian. Nilai ketidakpastian untuk sekali pengukuran dapat

ditentukan dengan cara:

Untuk alat ukur yang memiliki skala nonius, ketidakpastiannya adalah

skala terkecil noniusnya.

Tentukanlah nilai ketidakpastian untuk pengukuran tunggal

menggunakan jangka sorong.

4. Cara mengukur menggunakan jangka sorong

Tuliskanlah langkah-langkah untuk mengukur benda dan cara

membaca hasil pengukuran jangka sorong.

Membaca pengukuran

Perhatikan Gambar 1.7 di samping.

Diameter sebuah benda diukur dengan

menggunakan jangka sorong.

Skala Utama

Skala Nonius

Δx = 1_2 × nilai skala terkecil (1.1)

Skala Utama = .....

Skala Nonius = ..... × 0,01

= .....

Hasil Pengukuran = ..... Gambar 1.8. Membaca jangka sorong

Sumber: Kemendikbudristek/Wahyu Noveriyanto (2021)

Menuliskan hasil pengukuran

Cara penulisan hasil pengukuran beserta nilai ketidakpastian dari

sebuah pengukuran adalah sebagai berikut.

Tuliskanlah hasil pengukuran jangka sorong sesuai dengan aturan cara

penulisan hasil pengukuran di atas.

Komponen-komponen yang ada

pada mikrometer sekrup (lihat

Gambar 1.8).

Tuliskanlah nama komponenkomponen

mikrometer sekrup

beserta fungsinya!

2. Nilai skala terkecil pada alat ukur.

Perhatikan kembali Gambar 1.7, pada alat ukur mikrometer sekrup

terdapat dua skala. Skala yang letaknya di kiri dan arah pembacaan

skalanya horizontal (komponen nomor 5) disebut skala utama. Skala

utama merupakan skala yang bernilai 1 mm pada alat ukur tersebut.

Sementara di kanan dan arah pembacaan skalanya vertikal (komponen

nomor 6) disebut skala nonius. Skala nonius merupakan skala yang

bernilai 0,01 mm.

Kalian sudah mengetahui perbedaan skala utama dan skala nonius,

amatilah jangka sorong pada Gambar 1.6, kemudian tentukanlah nilai

skala terkecil dari skala utama dan skala nonius

Cara mengukur menggunakan mikrometer sekrup.

Tuliskanlah langkah-langkah untuk mengukur benda dan cara

membaca hasil pengukuran mikrometer sekrup.

5. Membaca pengukuran.

Diameter benda diukur dengan menggunakan mikrometer sekrup.

6. Menuliskan hasil pengukuran.

Cara penulisan hasil pengukuran beserta nilai ketidakpastian dari

sebuah pengukuran ditunjukkan pada persamaan 1.2.

Tuliskanlah hasil pengukuran mikrometer sekrup sesuai dengan aturan

cara penulisan hasil pengukuran di atas.

Kalian dapat mencoba untuk membandingkan penggunaan alat ukur

panjang untuk mengukur panjang dari beberapa benda yang ada di sekitar

Kalian, misalnya botol dan buku tulis.

Skala Utama = .....

Skala Nonius = ..... × 0,01

= .....

Hasil Pengukuran

Ayo Bandingkan

1. Kalian akan mengukur satu benda yang sama, dengan menggunakan

tiga alat ukur yang berbeda. Menurut pendapat Kalian, apakah hasil

pengukurannya akan sama atau berbeda? Jelaskanlah alasannya.

2. Salinlah dan isi tabel dengan hasil pengukuran ketiga alat tersebut

pada buku latihan Kalian.

3. Berdasarkan aktivitas yang dilakukan, adakah besaran yang diukur

dengan alat ukur yang tidak sesuai? Besaran apa saja yang diukur

dengan alat ukur yang tidak sesuai? Jelaskan mengapa alat ukurnya

tidak sesuai?

4. Berdasarkan hasil perbandingan hasil pengukuran yang Kalian

dapatkan, alat ukur apa yang cocok dan tidak cocok untuk mengukur

diameter baut? Seberapa teliti pengukurannya? Jelaskan alasannya.

Komentar