Lihat video Pembahasan :
https://youtube.com/playlist?list=PLGygx9Cokkpt-STLGWsJJK87gkfESxL5b
Untuk memilih alat ukur apa yang digunakan dalam kegiatan pengukuran,
Kalian perlu mempertimbangkan besaran apa yang diukur. Pada kasus ini,
Kalian harus memilih alat ukur panjang apa yang cocok digunakan untuk
mengukur diameter baut. Sebelum mempertimbangkannya, Kalian perlu
mengetahui cara mengukur menggunakan alat ukur panjang berikut.
A. Jangka Sorong
Carilah informasi mengenai:
1. Komponen-komponen pada jangka sorong
Gambar 1.7. Jangka Sorong
Sumber: Kemendikbudristek/Wahyu Noveriyanto (2021)
Tuliskanlah nama komponen-komponen jangka sorong beserta
fungsinya!
Nilai skala terkecil pada alat ukur
Perhatikan kembali Gambar 1.6, pada alat ukur jangka sorong terdapat
dua skala. Skala yang letaknya di atas (komponen nomor 4) disebut
skala utama. Skala utama merupakan skala yang bernilai cm pada alat
ukur tersebut. Sementara skala yang letaknya di bawah (komponen
nomor 6) disebut skala nonius. Skala nonius merupakan skala mm.
Kalian sudah mengetahui perbedaan skala utama dan skala nonius,
amatilah jangka sorong pada Gambar 1.6, kemudian tentukanlah nilai
skala terkecil dari skala utama dan skala nonius
Nilai ketidakpastian untuk sekali pengukuran
Karena adanya kemungkinan terjadinya ketidaktelitian, maka terdapat
nilai yang menyatakan kemungkinan error dari pengukuran, yaitu nilai
ketidakpastian. Nilai ketidakpastian untuk sekali pengukuran dapat
ditentukan dengan cara:
Untuk alat ukur yang memiliki skala nonius, ketidakpastiannya adalah
skala terkecil noniusnya.
Tentukanlah nilai ketidakpastian untuk pengukuran tunggal
menggunakan jangka sorong.
4. Cara mengukur menggunakan jangka sorong
Tuliskanlah langkah-langkah untuk mengukur benda dan cara
membaca hasil pengukuran jangka sorong.
Membaca pengukuran
Perhatikan Gambar 1.7 di samping.
Diameter sebuah benda diukur dengan
menggunakan jangka sorong.
Skala Utama
Skala Nonius
Δx = 1_2 × nilai skala terkecil (1.1)
Skala Utama = .....
Skala Nonius = ..... × 0,01
= .....
Hasil Pengukuran = ..... Gambar 1.8. Membaca jangka sorong
Sumber: Kemendikbudristek/Wahyu Noveriyanto (2021)
Menuliskan hasil pengukuran
Cara penulisan hasil pengukuran beserta nilai ketidakpastian dari
sebuah pengukuran adalah sebagai berikut.
Tuliskanlah hasil pengukuran jangka sorong sesuai dengan aturan cara
penulisan hasil pengukuran di atas.
Komponen-komponen yang ada
pada mikrometer sekrup (lihat
Gambar 1.8).
Tuliskanlah nama komponenkomponen
mikrometer sekrup
beserta fungsinya!
2. Nilai skala terkecil pada alat ukur.
Perhatikan kembali Gambar 1.7, pada alat ukur mikrometer sekrup
terdapat dua skala. Skala yang letaknya di kiri dan arah pembacaan
skalanya horizontal (komponen nomor 5) disebut skala utama. Skala
utama merupakan skala yang bernilai 1 mm pada alat ukur tersebut.
Sementara di kanan dan arah pembacaan skalanya vertikal (komponen
nomor 6) disebut skala nonius. Skala nonius merupakan skala yang
bernilai 0,01 mm.
Kalian sudah mengetahui perbedaan skala utama dan skala nonius,
amatilah jangka sorong pada Gambar 1.6, kemudian tentukanlah nilai
skala terkecil dari skala utama dan skala nonius
Cara mengukur menggunakan mikrometer sekrup.
Tuliskanlah langkah-langkah untuk mengukur benda dan cara
membaca hasil pengukuran mikrometer sekrup.
5. Membaca pengukuran.
Diameter benda diukur dengan menggunakan mikrometer sekrup.
6. Menuliskan hasil pengukuran.
Cara penulisan hasil pengukuran beserta nilai ketidakpastian dari
sebuah pengukuran ditunjukkan pada persamaan 1.2.
Tuliskanlah hasil pengukuran mikrometer sekrup sesuai dengan aturan
cara penulisan hasil pengukuran di atas.
Kalian dapat mencoba untuk membandingkan penggunaan alat ukur
panjang untuk mengukur panjang dari beberapa benda yang ada di sekitar
Kalian, misalnya botol dan buku tulis.
Skala Utama = .....
Skala Nonius = ..... × 0,01
= .....
Hasil Pengukuran
Ayo Bandingkan
1. Kalian akan mengukur satu benda yang sama, dengan menggunakan
tiga alat ukur yang berbeda. Menurut pendapat Kalian, apakah hasil
pengukurannya akan sama atau berbeda? Jelaskanlah alasannya.
2. Salinlah dan isi tabel dengan hasil pengukuran ketiga alat tersebut
pada buku latihan Kalian.
3. Berdasarkan aktivitas yang dilakukan, adakah besaran yang diukur
dengan alat ukur yang tidak sesuai? Besaran apa saja yang diukur
dengan alat ukur yang tidak sesuai? Jelaskan mengapa alat ukurnya
tidak sesuai?
4. Berdasarkan hasil perbandingan hasil pengukuran yang Kalian
dapatkan, alat ukur apa yang cocok dan tidak cocok untuk mengukur
diameter baut? Seberapa teliti pengukurannya? Jelaskan alasannya.
Komentar
Posting Komentar